JA Opal - шаблон joomla Продвижение
YOU ARE HERE:

Re-branding Adipura menjadi Adipura Kirana

E-mail Print PDF

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berencana melakukan re-branding Adipura menjadi Adipura Kirana

sebagai salah satu upaya menuju Kota Produktif Berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya di Jakarta.

“Saya ingin merecall memori para pimpinan daerah untuk mengintensifkan kembali penanganan soal-soal lingkungan khususnya persampahan, karena disitulah keliatan secara langsung pelayanan dan hasilnya yang bisa langsung dilihat oleh masyarakat” ujar Menteri LHK Siti Nurbaya pada pembukaan Rakornas Re-Branding  Program Adipura Menuju Kota Produktif Berkelanjutan.

Menurut Siti, program Adipura memiliki nilai penting sebagai indikasi keberhasilan pengelolaan kota terutama dalam persampahan dan Ruang Terbuka Hijau (RTH). 

Program Adipura juga telah memiliki nilai kampanye publik yang luar biasa dan telah melembaga di tengah masyarakat. Seiring dengan proses demokratisasi yang terus berkembang di Indonesia, daya kritis masyarakat pun meningkat.  Disisi lain ada kebutuhan untuk  meningkatkan kualitas pemahaman dan kampanye publik mengenai perkotaan yang berwawasan lingkungan. 

"Dalam hal ini, harus ada unsur-unsur penilaian yang lebih dikembangkan lagi. Untuk memperkuat diri dalam persaingan global, maka mulai tahun ini dilakukan langkah Re-Branding Adipura dengan penilaian fungsi lingkungan yang lebih luas. Namun penekanannya masih dalam bobot pengelolaan persampahan dan RTH,"tuturnya.

KLHK melakukan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) untuk penyelarasan pemahaman bersama tentang Rebranding  Adipura di Auditorium Dr. Soedjarwo Gedung Manggala Wanabakti Jakarta. 

Dijelaskan, ide Rebranding Adipura tersebut tindak lanjut arahan Wapres Jusuf Kalla pada Puncak Peringatan  Nasional Hari Lingkungan Hidup Tahun 2016 tanggal 22 Juli 2016 lalu di Siak. Pertemuan ini dihadiri oleh Dewan Pertimbangan Adipura dan perwakilan Kementerian PUPR, Kementerian Dalam Negeri, Bappenas, Bupati/Walikota, BLH Provinsi, BLH Kabupaten/Kota, Dinas Kebersihan Kabupaten/Kota dan Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion.

KLHK menilai urgensi kehadiran pemerintah daerah pada kegiatan ini dikarenakan yang menjadi fokus pembahasan yaitu dimensi penting dalam tata  pemerintahan (governance). Khususnya dalam upaya-upaya pelayanan  pemerintah kepada masyarakat bidang lingkungan. 

Konsep Re-Branding dilakukan melalui beberapa pendekatan. Pertama, tidak hanya kota secara administratif atau fungsional urban area (seperti misalnya ibu kota kabupaten saja) akan tetapi dengan cakupan governance secara keseluruhan. Kedua, masuknya unsur governance yang meliputi aspirasi dan akuntabilitas, kestabilan politik, tidak adanya kekerasan, efektivitas pemerintahan, kualitas regulasi, penegakan hukum dan  kontrol atas korupsi. Ketiga, konsep daya saing yang memiliki tiga pilar utama yaitu faktor-faktor yang dimiliki, efisiensi manajemen dan inovasi.

Dari kepemimpinan  daerah dengan konsep dan praktek demikian, diharapkan akan hadir kota-kota atau functional urban area  dengan konsep livable and attractive, kota  Sehat dan Menarik. 

Sehat dalam arti luas bukan hanya medis, tetapi sehat dalam arti menyeluruh, dengan kebijakan  dan orientasi yang sehat dalam pengembangannnya menuju kota berkelanjutan (livable city)  yang disebut Adipura Buana. Menarik, dalam arti memiliki aktualisasi dalam pengembangan daya saing, mampu mendorong dan mengaktualisasikan functional urban area yang  mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan penduduk kota (attractive city) disebut Adipura Kirana.

"Akhirnya, diharapkan partisipasi para kepala daerah untuk sumbang pikir hal-hal yang perlu diselesaikan bersama guna menjawab tugas-tugas pemerintah dalam menyediakan lingkungan yang baik sesuai dengan mandat konstitusional, UUD 1945,"tandasnya.

 

Last Updated ( Thursday, 03 November 2016 11:36 )  

Artikel Lainnya

AGENDA TERDEKAT

Diskusi FKH Diskusi Forum Komunitas Hijau Ke-5 Kabupaten Brebes 
Tempat Balaikota
Tanggal Minggu, 17 Agustus 2016
Waktu 09.00 WIB - Selesai
Peringatan Hataru Peringatan Hari Tata Ruang Indonesia Ke-10  
Tempat Alun-Alun Brebes
Tanggal Minggu, 10 Agustus 2016
Waktu 07.00 WIB - Selesai
Sosialisasi UU Tata Ruang Sosialisasi UU Tata Ruang oleh DPUTR Bidang Tata Ruang  
Tempat Hotel Patra Jasa
Tanggal Sabtu, 13 Juli 2016
Waktu 08.00 - 12.00
Penanaman Sejuta Pohon Penanaman Sejuta Pohon Perindang bekerjasama dengan Bank BRB 
Tempat Lapangan Pancasila
Tanggal Minggu, 11 Januari 2016
Waktu 06.00 - Selesai

 

PENGADUAN TATA RUANG

Sample image

Kegiatan Penataan Ruang

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini79
mod_vvisit_counterKemarin12
mod_vvisit_counterMinggu Ini133
mod_vvisit_counterMinggu Terakhir190
mod_vvisit_counterBulan ini707
mod_vvisit_counterBulan Terakhir466
mod_vvisit_counterSejauh ini2604

We have: 59 guests online
IP Anda: 54.198.247.44
 , 
Today: Sep 21, 2017

Polling

Polling Untuk Website Ini
 

KONTAK

Jl. Jenderal Sudirman No.129, Brebes, Kec. Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah 52212